loading...
Beberapa layanan menarik yang diberikan Zamzam Wisata adalah layanan fast track, dimana jamaah tidak harus mengantre, baik keberangkatan maupun kepulangan di imigrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). Selain itu, ada aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel berisi kumpulan doa-doa yang dapat dibaca saat jemaah melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi maupun Makkah. Dengan begitu, jamaah tidak perlu repot-repot membawa buku doa-doa saat sedang melaksanakan thawaf, sa'i dan sebagainya.
Dalam aplikasi tersebut juga terdapat peta yang menunjukkan posisi jemaah dan tempat penginapannya. Aplikasi ini dapat memandu jamaah jika tersesat menuju hotel. Keberadaan aplikasi ini telah disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak muda milenial yang tidak hanya mengutamakan ibadah tapi juga pengalaman baru.
Baca Juga:
KORAN SINDO/SINDOnews bersama beberapa media, blogger dan vlogger merasakan pelayanan yang diberikan biro perjalanan haji dan umroh tersebut saat kegiatan Media Trip Umroh 2019 yang diadakan Zam Zam Wisata dan maskapai penerbangan Scoot.

Tiba di Bandara Internasional Soetta, rombongan jemaah menunggu lounge executive untuk menikmati hidangan yang disediakan. Segala urusan mengenai tiket, bagasi dan imigrasi diselesaikan oleh tim handling Zamzam Wisata yang sudah sangat berpengalaman.
Setelah semua siap, jamaah selanjutnya terbang ke Singapura untuk transit selama dua jam, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanannya ke Jeddah, Saudi Arabia dengan menggunakan pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Scoot, anak perusahaan Singapore Airlines Group.
Setelah menempuh perjalanan panjang selama lebih kurang sembilan jam, rombongan akhirnya tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Saudi Arabia pada pukul 21.00 waktu setempat atau empat jam lebih lambat dari waktu di Tanah Air. Rombongan disambut oleh tim handling dari Zamzam Wisata yang dengan sigap dan cepat mengurus jemaah di bandara tersebut hingga naik bus yang akan membawa ke penginapan di Alnokbah Royal Inn, Madinah.

Tepat kumandang adzan Subuh, rombongan sampai di penginapan. Jemaah pun langsung menuju Masjid Nabawi untuk melaksanakan Salat Subuh. Hotel yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari gerbang utama Masjid Nabawi ini membuat jemaah bisa setiap waktu salat berjamaah tanpa harus khawatir tersesat saat pulang. Bukan cuma itu, jemaah juga bisa datang lebih awal agar bisa berdoa lebih lama di Raudah, salah satu tempat mustajab tanpa harus berdesak-desakan.
Selain jarak yang dekat dengan Masjid Nabawi, menu yang disediakan hotel berbintang lima ini juga beragam. Selain menyediakan masakan khas Timur Tengah, berbagai menu makanan khas Indonesia juga kerap disajikan untuk para jemaah asal Indonesia seperti sayur lodeh, perkedel dan sebagainya. Dengan begitu, rasa rindu jemaah akan masakan rumah bisa terobati.
Selama tiga hari dua malam menjalankan berbagai rangkaian ibadah di Madinah, kami pun melanjutkan perjalanan ke Makkah, untuk melakukan puncak ibadah umrah. Singgah di miqot Bir Ali untuk mengenakan pakaian ihram dan membaca niat umrah, rombongan kemudian menaiki bus menuju Hotel Al Safwa Royal Orchid.
Lokasinya yang dekat dengan Masjidil Haram, memudahkan jemaah untuk datang lebih awal sebelum waktu salat agar bisa berdoa di tempat-tempat mustajab seperti Al Mutazam, Hijir Ismail, bahkan mencium Hajar Aswad. Keinginan kami untuk bisa berdoa dan beribadah di tempat-tempat utama tersebut akhirnya berhasil diwujudkan. Hal itu tidak lepas dari peran Zamzam Wisata yang memandu dan memberikan cara agar bisa mencapai tempat-tempat tersebut, meski semuanya itu tidak lepas juga dari izin-Nya.
No comments:
Post a Comment