Pages

Thursday, August 9, 2018

Menemani LCEV, Mobil Murah Bisa Pakai Teknologi Mild Hybrid

Liputan6.com, Tangerang - Dalam skema harmonisasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) baru, program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) dan kendaraan bermotor hemat bahan bakar (KBH2 jilid 2) bakal memiliki skema yang berbeda.

Namun, keduanya tetap harus memenuhi standar emisi tertentu yang sudah ditetapkan pemerintah.

Dalam skema pajak yang diklaim sudah final tersebut, untuk LCGC dengan emisi 100 g/km dan mesin berkapasitas kurang dari 1,5 liter bakal dikenakan PPnBM 0 persen.

Sedangkan LCEV, kendaraan hybrid dan plug-in hybrid dengan emisi kurang 100 g/km dengan mesin kurang dari 1,5 liter sampai 3,0 liter bakal dikenakan PPnBM 0 persen, dan untuk mesin lebih dari 3,0 liter bakal dikenakan PPnBM 20 persen.

Sementara itu, masih untuk kendaraan hybrid dan plug-in hybrid dengan emisi 101 sampai 125 g/km dan mesin kurang dari 1,5 liter sampai 3,0 liter bakal kena PPnBM 2 persen, serta mesin lebih dari 3,0 liter kena PPnBM 20 persen.

Sedangkan hybrid dan plug-in hybrid emisi 126 sampai 150 gram/km dengan mesin kurang dari 1,5 liter kena PPnBM 5 persen, dan mesin lebih dari 3,0 liter kena PPnBM 20 persen.

Lalu, dengan standar emisi terbaru tersebut, apakah nantinya LCGC jilid dua ini bakal menggunakan teknologi hybrid?

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com kalo berita nya kurang lengkap buka aja link yang ada disamping https://ift.tt/2nmYxGf

No comments:

Post a Comment