:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2299789/original/009692800_1533215174-20180802-Mobil-Konsep-GIIAS-2018-3.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota telah mengumumkan untuk memperluas kolaborasi dengan Uber. Hal tersebut, sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan dan memasarkan kendaraan autonomous atau nirsopir dalam skala besar di masa depan.
Melansir Paultan, Selasa (28/8/2018), Toyota berinvestasi sebesar US$ 500 juta atau setara dengan Rp 7,3 triliunan ke perusahaan jasa transportasi berbasis digital tersebut. Nantinya, dengan investasi tersebut, kendaraan Toyota yang dibangun khusus bakal digunakan di jaringan Uber, dengan teknologi dari dua perusahaan tersebut.
Menurut pernyataan resmi proyek Autono-MaaS (Autonomous-Mobility as a service) yang bakal didasarkan dengan Toyota Sienna. Untuk proyek tersebut, bakal digunakan sistem mengemudi nirsopir Uber, dengan sistem pendukung keselamatan otomatis, Toyota Guardian.
Sementara itu, Toyota juga bakal memanfaatkan platform layanan mobilitas (MSPF), untuk membuat infrastruktur informasi untuk kendaraan yang terhubung. Proyek ini, untuk mendukung program ride-sharing Uber pada 2021.
"Sistem pengemudi nirsopir Uber dan Toyota Guardian akan secara independen memantau lingkungan di sekitar kendaraan secara real time. Meningkatkan keselamatan kendaraan secara keseluruhan baik untuk pengemudi otomotis maupun kendaraan," jelas Gill Pratt, CEO Toyota Research Institute dan TMC.
Diharapkan, dengan kemitraan ini dapat mempercepat pengembangan kedua perusahaan untuk penyebaran teknologi pengemudian autonomous.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com kalo berita nya kurang lengkap buka aja link yang ada disamping https://ift.tt/2wkcUjx
No comments:
Post a Comment