Gesit menerangkan, rekan-rekan sekelasnya berbagi tugas. Ada yang berkeliling ke kelas-kelas, ruang guru dan perkampungan. Bantuan itu akan dikirimkan secepatnya.
"Ke warung-warung, konter HP, sama ke ruang guru. Semuanya akan dikirimkan ke Lombok,” dia menuturkan.
Kepala SD Negeri 1 Kracak, Wanto Tirta mengatakan, penggalangan dana ini diinisiasi para guru yang ingin melatih empati siswanya. Menurut dia, penggalangan dana untuk korban gempa Lombok menjadi upaya pembentukan karakter anak didik.
Wanto pun berharap dengan aksi penggalangan dana ini, siswanya memiliki rasa kemanusiaan dan empati yang tinggi pada sesamanya, terutama yang tengah menghadapi kesulitan.
"Ini merupakan pendidikan karakter agar siswa memiliki empati yang tinggi," ucap Wanto.
Selain untuk melatih empati, penggalangan dana untuk korban gempa Lombok ini pun sekaligus sebagai pengingat bahwa bencana bisa terjadi kapan dan di mana saja, termasuk di Banyumas. Karenanya, diselipkan pula pesan untuk mewaspadai potensi bencana alam.
Rencananya bantuan yang terkumpul ini akan dikirimkan ke Lombok melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Banyumas. Usai terkumpul, perwakilan siswa dan guru akan menyerahkan seluruh bantuan ke PMI untuk disalurkan ke Lombok.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com kalo berita nya kurang lengkap buka aja link yang ada disamping https://ift.tt/2MELPO9
No comments:
Post a Comment